EnglishIndonesian

Jabar Ekspor 23 Ton Kelapa Parut Kering ke Kosta Rika

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, upaya pemulihan ekonomi terus berjalan di tengah pandemi Covid-19. Salah satu indikatornya, ada peningkatan kinerja di sektor ekspor.

Menurut Ridwan Kamil, ada empat mesin utama dalam pemulihan ekonomi. Yakni, ekspor, investasi, daya beli masyarakat dan belanja negara. 

“Nah satu dari empat mesin ekonomi ini sudah berfungsi lagi,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (16/6).

Ukurannya, kata Emil, adalah ekspor Jabar sudah naik pada saat yang sama bila dibandingkan tahun lalu. “Sekarang di rentang waktu yang sama kita naik hampir 23 persen. Total Rp 150 triliun kurang lebih,” katanya. 

Emil mengatakan, dari total ekspor yang dilakukan, mayoritas adalah ekspor non migas. Dalam kesempatan itu, ia melakukan simbolisasi melepas komoditas kelapa parut kering dari Sumedang sebanyak 23 ton untuk diekspor ke Kosta Rika. 

Ekspor ini, kata dia, menjadi pintu pembuka yang akan diperluas ke seluruh dunia, khususnya benua Amerika. Informasi ini diharapkan bisa tetap menjaga optimisme masyarakat yang tengah digempur oleh pemberitaan mengenai pandemi Covid-19.

“Rakyat juga butuh berita positif inspiratif utk menyemangati bahwa kita tidak boleh patah, tidak boleh menyerah oleh pandemi,” katanya.

 

sumber: https://www.republika.co.id/berita/qus72b327/jabar-ekspor-23-ton-kelapa-parut-kering-ke-kosta-rika

Contact Us!